Tak terasa 5 hari lagi saya akan segera mengakhiri masa lajang atau bujangan dengan mempersunting gadis idaman saya. Tak terasa pula banyak pengalaman dan cerita dibalik persiapan proses pernikahan itu sendiri. Tak lebih dari sekedar berbagi pengalaman dan sebagai upaya saya mengingat kembali betapa indah jalan cerita yang telah ditentukan oleh Ilahi.

Saya masih ingat tepatnya 1 Muharram 1432 H atau 7 Desember 2010 melalui proses ta’aruf oleh sahabat saya Vindy dan Fahri dikenalkanlah dengan seorang wanita bernama Fitry Nur Aini asal kota Madiun. Entah kenapa sejak di awal proses bertemu kami sudah mendapatkan “chemistry” itu dan tentunya ini tidak lepas dari rahmat Allah yang memberikan kami rasa di awal kami jumpa.

Kami berdua bisa dikatakan bertemu di usia yang tidak lagi remaja, sama-sama menginjak 27 yang merupakan umur cukup matang untuk insan saling memadu kasih dalam ikatan yang Halal. Sedari awal saya sudah bertekad bahwa dalam usaha mencari pendamping saya tidak mau lagi menggunakan cara-cara jahiliyah. Dengan niat tulus semata-mata mencari ridho Ilahi saya melakukan proses ta’aruf yang benar menurut syariah Islam. Pertemuan dengan calon saya ini sebenarnya proses yang ketiga. Dua proses sebelumnya gagal dengan alasan gak pas rasanya, jadi bukan berarti proses saya mulus seperti jalan tol.

Menurut Islam tuntunan memilih wanita itu sudahjelas seperti yang disabdakan Rasulullah Sahalallahu’alaihi wassalam, “seorang wanita dinikahi karena empat hal, karena hartanya, kedudukannya, kecantikannya dan agamanya. Maka carilah agamanya niscaya kamu beruntung.” (H.R Bukhari). Maka, inilah yang selalu menjadi pijakan saya dalam memilih pasangan.

Nah, lanjut pada kisah saya berlangsung dengan kedatangan kepada keluarga calon istri dengan berkenalan secara langsung dan mengutarakan maksud dan niat saya. Tepat tanggal 25 Desember 2010 saya tempuh jalur darat berdua dengan sahabat saya Andrew kami bergantian menyopir mobil dari dengan rute Jakarta – Jogja – Madiun – Jogja dalam 2 hari secara langsung. Rasa capek memang tidak terasa terkalahkan oleh niat saya untuk dapat bertemu dengan ayah calon istri saya. Alhamdulillah lancar dan niat saya mendapatkan restu, plong banget rasanya.

Tidak menunggu lama 22 Januari 2011 saya membawa keluarga mengkhitbah atau bahasa umumnya meminang calon istri saya ini. Dengan acara yang sederhana dan penuh khidmat niat saya untuk melanjutkan masa perkenalan ke jenjang pernikahan diberikan kelancaran, dan ditentukan bahwa insyaAllah tanggal 14 Mei 2011 besok saya akan menikah.

Subhanallah, runtutan perjalanan yang sepertinya mulus ini menyimpan begitu banyak cerita yang menunjukkan keberkahan Allah swt. Sampai detik ini tak henti-hentinya saya bersyukur bahwa kasih sayang Allah tercurahkan pada saya. Satu tujuan dan visi dalam pernikahan ini adalah semata-mata untuk mencari ridho Allah dan menjadikan keluarga yang akan saya bina sebagai ladang beramal di dunia ini menuju kehidupan yang kekal kelak.

Sahabat, satu pesan saya apabila anda hendak menikah adalah awali semua perbuatan dan langkah anda dengan niat dan tulus yang suci dan sesuai syariat Islam, insyaAllah akan diberikan kemudahan. Berhati-hatilah dengan tipu daya dan rayuan syetan pada saat bulan-bulan dan minggu menjelang ke pernikahan, karena hasrat untuk saling bertemu dengan pasangan untuk sekedar melepaskan rasa rindu makin besar membuncah. Syetan sangat suka menggoda kita sampai tidak terasa akan  mengaburkan bahwa calon pasangan itu statusnya belum menjadi mahram alias masih haram untuk berdua-duaan. Ingatlah peringatan Allah dalam Al – Qur’an surat Al – Isro’ (17): 32

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk”

Maka berhati-hatilah buat pasangan yang hendak menikah untuk saling mengontrol diri untuk tidak mendekati zina. Diperlukan tekad yang kuat untuk menghindarinya karena tidak jarang pasangan yang menyiapkan proses pernikahan sendiri seperti saya yang mencari souvenir dan menyiapkan undangan sendiri dan hampir saja saya terlena dalam bujukan untuk saling memadu kasih dalam ikatan yang belum syah meski hanya memandang saja.

Perbanyak memohon ampun dan sholat hajat serta istikhoroh sangat mustajab bagi sahabat yang sampai saat ini masih mengalami kesulitan bertemu dengan jodohnya, isnyaAllah akan dipertemukan dengan siapa kita akan mengucapkan kalimat ijab kabul dengan tentunya selalu berusaha dengan banyak bergaul dan bersosialisasi. Mengubah pola pikir menjadi dewasa juga sangat diperlukan, karena Allah tidak akan memberikan kita pasangan apabila pribadi kita sendiri belum siap berpasangan.

Akhirnya, semoga Allah merahmati pernikahan kami berdua dan mengumpulkan kami dalam ikatan keluarga yang sakinah, mawaddah dan warrahmah dan dikaruniai anak-anak sholeh yang menjadi perhiasan kami berdua dan menjauhkan kami dari godaan syetan yang terkutuk. Amin.

Tulisan ini sebenarnya sudah umum dibahas di setiap kajian Islam, namun tidak ada salahnya saya coba menuliskan kembali dengan tujuan secara pribadi kalau saya bermaksud membaca kembali akan cepat dengan mudah dan ingat pesan-pesannya dan semoga Allah semakin menguatkan iman saya.

Kali ini saya merangkum kajian Islam yang disampaikan oleh Ust. Abd. Rahman Dahlan yang disampaikan pula dalam kajian Ahad Al-Azhar serta khutbah Jum’at di Masjid Al-Musyawarah Kelapa Gading. Dari Abu Hurairah ra, bahwa Nabi bersabda yang artinya :

“Sesungguhnya agama Islam itu mudah, Tak seorangpun yang ingin berlebihan melaksanakan agama ini kecuali ia akan dikalahkan (kewalahan sendiri), maka berusahalah melaksanakan agama secara tepat, setidak-tidaknya mendekati ketepatan, dan bergembiralah (dengan pahala yang dijanjikan Allah), dan mintalah pertolongan Allah, baik pagi, petang maupun malam hari” (H.R. Bukhari).

Hadis di atas merupakan gambaran dari salah satu inti dari prinsip ajaran agama Islam. Bagian pertama dari sabda Nabi  saw tersebut menegaskan bahwa Islam adalah agama yang mudah. Penjelasan hadis ini sangat sejalan dengan beberapa ayat Al-Qur’an, antara lain firman Allah swt pada surat Al- Baqarah ayat 185, ketika Allah menjelaskan perintah  melaksanakan puasa Ramadhan.

Sebagaimana diketahui bahwa agama Islam bersumber dari wahyu Al-Qur’an dan Al-Hadis. Ajaran yang terdapat di da

lam keduanya bersifat sederhana, dalam arti, untuk memahami ajarannya tidak memerlukan pengetahuan yang tinggi dan rumit. Karena itu, masyarakat Arab yang menjadi objek dakwah Rasulullah saw ketika turunnya Al-Qur’an dapat memahaminya, meskipun mereka adalah masyarakat ummi (tidak memiliki tradisi baca-tulis). Kemudahan dalam agama Islam tidak hanya pada bagian-bagian tertentunya saja, tetapi pada semua bagiannya, baik dalam bidang aqidah (keyakinan dan kepercayaan), dalam bidang ibadah, syariah, muamalah maupun dalam bidang akhlak. Mari kita bahas satu persatu :

1. Kemudahan dalam aqidah

Kemudahan dalam bidang aqidah tercermin dari doktrin ajarannya yang bersifat logis, mudah diterima akal sehat, tidak aneh-aneh dan tidak membuat orang menjadi bingung. Di dalamnya tidak terdapat ajaran yang tidak masuk akal dan mustahil. Karena ajaran aqidah Islam disebut dengan ajaran fitrah (ajaran yang sejalan dengan kecenderungan manusia yang asli). Misalnya doktrin Allah itu Esa, tentang hari akhirat, surga, neraka dan lain-lain. Tentang keesaan Allah, disebut logis karena jika Tuhan lebih dari satu, misalnya ada tuhan baik dan tuhan jahat, maka tuhan-tuhan itu akan saling menunjukkan kekuasaannya, sehingga alam semesta yang amat teratur ini akan menjadi hancur karena pertarungan kekuasaan di antara mereka. Jika mereka berdamai, maka tentu keduanya tidak lagi maha kuasa, sedangkan yang seperti itu tidak pantas disebut sebagai tuhan.

Demikian juga tentang kepercayaan terhadap hari akhirat pasti tiba. Jika hari akhirat yang menjadi tempat keadilan dan pengadilan yang sesungguhnya untuk mendapatkan pembalasan kebaikan dan keburukan itu tidak ada, maka manusia tidak akan pernah mendapatkan keadilan, padahal logika kita mengatakan keadilan yang sesungguhnya mesti terwujud, sementara keadilan di dunia yang fana ini hanya bersifat semu belaka karena itu hari akhir pasti tiba. Demikianlah seterusnya dengan doktrin-doktrin Islam lainnya, semuanya bersifat logis dan mudah diterima akal sehat.

2. Kemudahan dalam Ibadah

Kemudahan ajaran Islam juga terdapat dalam semua bidang ibadah. Kewajiban berwudhu untuk melaksanakan sholat, misalnya, jika dalam keadaan musafir atau sedang tidak ada air, atau sedang sakit, atau air yang ada diperlukan untuk minum, maka kewajiban wudhu dapat diganti dengan tayammum. Demikian juga ketika orang sedang musafir, sholat yang empat rakaat dikurangi menjadi dua rakaat saja, dan waktu shlat zuhur dan ashar, atau maghrib dan isya juga dapat digabungkan (dijamak). Pelaksanaan sholat itu sendiri juga mudah. Orang yang sehat melaksanakan sholat dalam keadaan berdiri. Tetapi jika tidak mampu berdiri, boleh duduk, tidak mampu duduk boleh berbaring.

Begitu juga kewajiban puasa Ramadhan adalah mudah. Puasa disyariatkan hanya pada siang hari, tidak boleh dilaksanakan terus menerus setiap hari sepanjang tahun. Ketika orang sedang sakit atau musafir di bulan Ramadhan, maka kewajiban puasanya dapat diganti pada hari dan bulan yang lain. Sementara puasa itu sendiri melahirkan manfaat yang sangat besar bagi kesehatan fisik dan mental bagi yang melaksanakannya.

Sementara itu, melaksanakan ibadah haji dan membayar zakat hanya diwajibkan kepada mereka yang memiliki kemampuan untuk itu, sesuai dengan ukuran dan ketentuan yang telah ditetapkan. Kewajiban zakat itu sendiri adalah untuk kepentingan kita sesama manusia, dimana zakat yang dikeluarkan adalah untuk membantu orang-orang yang sangat membutuhkan bantuan antara si kaya dan si miskin. Orang yang berzakat akan mendapatkan keberkahan dalam hidup dan hartanya. Fakta menunjukkan orang yang berzakat bukan semakin berkurang hartanya, tetapi malahan semakin bertambah. Dengan mengeluarkan zakat iapun merasakan kebahagiaan batin tersendiri, karena disamping melaksanakan kewajiban zakat yang dijanjikan akan mendapatkan pahala yang besar di sisi Allah, sekaligus telah dapat membantu saudara-saudaranya yang membutuhkan.

3. Kemudahan dalam Muamalah

Dalam muamalah kemudahannya sangat menonjol dalam Islam. Kegiatan transaksi jual beli, hutang piutang dan lain-lain, disyaratkan mestilah berdasarkan kesepakatan dan keridhaan kedua belah pihak. Di dalam kegiatan transaksi tidak boleh ada paksaan, tipuan, unsur perjudian (untung-untungan yang tidak jelas) dan kezaliman terhadap salah satu pihak. Dengan demikian terbukti bahwa ajaran Islam adalah mudah.

Selanjutnya bagian kedua dari hadis di atas menjelaskan setiap orang yang ingin melaksanakan ajaran agama secara berlebihan, maka ia akan dikalahkan (kewalahan sendiri). Sabda Rasulullah saw ini mengingatkan kita agar jangan berlebihan (ekstrim) dalam melaksanakan ajaran Islam. Dengan kata lain, ajaran Islam yang pelaksanaannya telah dituntunkan oleh Nabi Muhammad saw sudah sangat cukup dan tepat, sehingga jangan melampaui apa yang dituntunkan beliau itu. Pedoman pelaksanaan agama yang beliau bawa itu adalah terbaik dan yang diridhai Allah, karena itu tidak boleh ditambah-tambahi lagi dengan sikap berlebih-lebihan. Rasulullah saw bersabda :

“Tidak tersisa sedikitpun (dari ajaran agama ini) yang akan mendekatkan orang ke surga dan menjauhkannya dari neraka,melainkan semuanya telah diterangkan untuk kamu” (H.R. Al-Thabrani)

Nah, ternyata mudahkan Islam itu dan sungguh luar biasa indah apabila kita semua pemeluknya melaksanakan agama ini sesuai dengan yang dituntunkan oleh Rasulullah saw. Peringatan, himbaun, ajakan, bahkan ancaman telah jelas tercantum dalam Al-Qur’an dan Al-Hadis untuk menuntuk kita semua ke jalan yang lurus dan berujung pada kebahagiaan yang hakiki. Now, it’s all depend on you and let’s say I Love Islam.

Membaca judul ini rasanya biasa saja, bahkan mungkin yang ada di benak kita adalah “cari muka ya lo?”. But, i will share what happen to me this morning. It’s so amazing and i believe that it’s a real fact that Allah is Rahman and Rahim through people around me.

Yap, cerita bermula saat bermaksud balik ke rumah setelah naruh celana di laundry via motor BULK saya. Kebiasaan saya kalo bawa motor adalah mendengarkan musik via ipod, masukkan saku kiri jaket, menyimpan handphone (hp) di kantong kanan jaket. Hari ini kebetulan jaket sayang saya gunakan kantongnya gak terlalu dalam. Sepeti biasa dengan laju kendaraan santai karena asyik mendengarkan musik tiba-tiba di belokan dikejar-kejar pengendara lain. Sebenarnya sudah keliatan dari spion bahkan sempat komentar dalam hati ni pengendara udah gak pake helm ngebut lagi, benjut cak!!!.

Nah, yang bikin kaget tiba-tiba dia mepet saya dan bilang “Mas, hpnya jatuh”. What, hpku jatuh? Kaget karena gak sadar hp blackberry onyx saya terjatuh dari saku kanan. Tak lupa setelah say thanks ke mas-mas tidak dikenal itu saya berinisiatif puter balok dan belum ada 10 meter sudah ada pengendara lain yang menyerahkan hp saya dalam keadaan utuh-hanya lecet sedikit meaningless lah.

Wow, it’s amazing moment for me. Really it’s true! Bayangkan hp anda jatuh di jalan raya pasti yang biasanya terjadi tuh hp kelindes atau setidak-tidaknya ditemukan orang kemudian diambil dan pasti kita cuma bilang dalam hati “hilang dimana ya?”. Kejadian ini benar-benar mengajarkan saya bahwa ternyata rasa menolong dengan ikhlas yang ada pada manusia itu masih ada. Bahkan, di Jakarta yang notabenenya kata orang kota keras dan penuh dengan tipu daya. Sejenak, saya melupakan hal itu dan langsung bersyukur kepada Allah betapa baiknya orang-orang itu dan tentunya Allah yang menggerakkan hati mereka untuk menolong saya.

Tak terkira harganya jika hp itu hilang, bukan karena harganya tapi lebih ke data-data yang ada di dalamnya yang tidak bisa disamakan dengan uang sejumlah berapapun. Jika hal ini kita renungkan lebih dalam, sebenarnya hal-hal seperti itu bukanlah suatu kebetulan semata yang tiba-tiba datang di hadapan anda seperti batu yang mengenai kepala anda. Rancangan tersebut sebenarnya sudah didesain dan kita secara tidak langsung ikut serta terlibat dalam prosesnya.

Beberapa rekan dan guru-guru saya yang bijaksana selalu mengarkan untuk banyak-banyak menanam kebaikan dan hal positif di dunia ini karena pasti 100% kebaikan itu akan kembali kepada kita. Kebaikan itu bisa saja kembali dalam bentuk yang sama atau mungkin juga bisa berupa hal lain. Bahkan, kalau anda sadari sedekah yang selalu diajarkan guru-guru dan ulama kita merupakan kebaikan luar biasa yang anda lakukan dan akan segera tanpa keraguan akan kembali ke anda pribadi baik dalam bentuk yang sama atau kebaikan yang anda tak terduga dan tak ternilai harganya.

Penting memang untuk selalu mengucapkan rasa syukur kita kepada Sang Pencipta tidak hanya dalam bentuk lisan dan ucapan, tapi secara nyata lakukan dan wujudkan rasa syukur yang luar biasa itu dalam bentuk amal kebaikan dengan menolong apapun yang ada di sekitar anda semampu anda. Anyway, selamat berakhir pekan dan jangan lupa untuk terus bersyukur ya.

Gak ada salahnya memang kalau orang seminggu sekali di penghujung weekdays berteriak kegirangan “Thanks God It’s Friday” untuk sekedar melepaskan rasa stress bekerja dari senin – jum’at. Beberapa kelompok lebih positif mengambil langkah “Follow Friday – FF” di media jejaring sosial twitter sebagai bentuk apresiasi pada orang-orang yang dapat memberikan inspirasi di akhir pekan.

Nah, kalau diusut-usut kenapa orang sangat gembira apabila hari Jum’at tiba karena memang ini adalah hari yang penuh berkah. Selain memang rasa lelah dan penat bekerja yang sudah memuncak mulai hari senin, yuk kita tengok sebentar keutamaan-keutamaan yang ada pada hari Jum’at yang saya kutip dari :

1. Hari paling utama di dunia

Ada beberapa peristiwa yang terjadi pada hari jum’at ini, antara lain:

  • Allah menciptakan Nabi Adam ‘alaihissallam dan mewafatkannya.
  • Hari Nabi Adam ‘alaihissallam dimasukkan ke dalam surga.
  • Hari Nabi Adam ‘alaihissallam diturunkan dari surga menuju bumi.
  • Hari akan terjadinya kiamat.

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata:

“Hari paling baik dimana matahari terbit pada hari itu adalah hari jumat, pada hari itu Adam diciptakan, dan pada hari itu pula Adam dimasukkan ke dalam surga, serta diturunkan dari surga, pada hari itu juga kiamat akan terjadi, pada hari tersebut terdapat suatu waktu dimana tidaklah seorang mukmin shalat menghadap Allah mengharapkan kebaikan kecuali Allah akan mengabulkan permintannya.” (HR. Muslim)

2. Hari bagi kaum muslimin

Hari jum’at adalah hari berkumpulnya umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam masjid-masjid mereka yang besar untuk mengikuti shalat dan sebelumnya mendengarkan dua khutbah jum’at yang berisi wasiat taqwa dan nasehat-nasehat, serta do’a.

Dari Kuzhaifah dan Rabi’i bin Harrasy radhiyallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Allah menyesatkan orang-orang sebelum kami pada hari jum’at, Yahudi pada hari sabtu, dan Nasrani pada hari ahad, kemudian Allah mendatangkan kami dan memberi petunjuk pada hari jum’at, mereka umat sebelum kami akan menjadi pengikut pada hari kiamat, kami adalah yang terakhir dari penghuni dunia ini dan yang pertama pada hari kiamat yang akan dihakimi sebelum umat yang lain.” (HR. Muslim dan Ibnu Majah)

3. Hari yang paling mulia dan merupakan penghulu dari hari-hari

Dari Abu Lubabah bin Ibnu Mundzir radhiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Hari jum’at adalah penghulu hari-hari dan hari yang paling mulia di sisi Allah, hari jum’at ini lebih mulia dari hari raya Idhul Fitri dan Idul Adha di sisi Allah, pada hari jum’at terdapat lima peristiwa, diciptakannya Adam dan diturunkannya ke bumi, pada hari jum’at juga Adam dimatikan, di hari jum’at terdapat waktu yang mana jika seseorang meminta kepada Allah maka akan dikabulkan selama tidak memohon yang haram, dan di hari jum’at pula akan terjadi kiamat, tidaklah seseorang malaikat yang dekat di sisi Allah, di bumi dan di langit kecuali dia dikasihi pada hari jum’at.” (HR. Ahmad)

4. Waktu yang mustajab untuk berdo’a

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut hari jum’at lalu beliau Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Di hari jum’at itu terdapat satu waktu yang jika seseorang muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.” Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menunjukkan sedikitnya waktu itu. (HR. Bukhari Muslim)

Namun mengenai penentuan waktu, para ulama berselisih pendapat. Diantara pendapat-pendapat tersebut ada 2 pendapat yang paling kuat:

a. Waktu itu dimulai dari duduknya imam sampai pelaksanaan shalat jum’at

Dari Abu Burdah bin Abi Musa Al-Asy’ari radhiyallahu ‘anhu bahwa ‘Abdullah bin ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma berkata padanya, “Apakah engkau telah mendengar ayahmu meriwayatkan hadits dari Rasulullah sehubungan dengan waktu ijaabah pada hari jum’at?” Lalu Abu Burdah mengatakan, “Aku mendengar Rasulullah bersabda, ‘Yaitu waktu antara duduknya imam sampai shalat dilaksanakan.’” (HR. Muslim)

Imam Nawawi rahimahullah menguatkan pendapat di atas. Sedangkan Imam As-Suyuthi rahimahullah menentukan waktu yang dimaksud adalah ketika shalat didirikan.

b. Batas akhir dari waktu tersebut hingga setelah ‘ashar

Dari Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hari jum’at itu dua belas jam. Tidak ada seorang muslimpun yang memohon sesuatu kepada Allah dalam waktu tersebut melainkan akan dikabulkan oleh Allah. Maka peganglah erat-erat (ingatlah bahwa) akhir dari waktu tersebut jatuh setelah ‘ashar.” (HR. Abu Dawud)

Dan yang menguatkan pendapat kedua ini adalah Imam Ibnul Qayyim rahimahullah, beliau mengatakn bahwa, “Ini adalah pendapat yang dipegang oleh kebanyakan generasi salaf dan banyak sekali hadits-hadits mengenainya.”

5. Dosa-dosanya diampuni antara jum’at tersebut dengan jum’at sebelumnya

Dari Salman Al-Farisi radhiyallahu ‘anhu mengatakan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Tidaklah seseorang mandi pada hari jum’at dan bersuci semampunya, berminyak dengan minyak, atau mengoleskan minyak wangi dari rumahnya, kemudian keluar (menuju masjid), dan dia tidak memisahkan dua orang (yang sedang duduk berdampingan), kemudian dia mendirikan shalat yang sesuai dengan tuntunannya, lalu diam mendengarkan (dengan seksama) ketika imam berkhutbah melainkan akan diampuni (dosa-dosanya yang terjadi) antara jum’at tersebut dan jum’at berikutnya.” (HR. Bukhari)

Keutamaan-keutamaan hari Jum’at itu akan semakin bermakna kalau kita tidak hanya sekedar merayakannya dengan bersenang-senang seperti maraknya mall kalau Jum’at malam namun lebih baik lagi kalau kita dapat menambahkan energi positif di hari indah ini. Sayangnya, saat ini sebagian orang terutama di daerah-daerah besar semacam Jakarta menafsirkan bahwa Jum’at adalah waktunya hang-out bareng temen-temen hanya sekedar memuaskan nafsu duniawi semata. Hal ini kontras sekali dengan keadaan di Minggu malam yang cenderung lebih lengang dan sepi.

Anyway, selamat hari Jum’at mari kita sebarkan kebaikan di muka bumi dengan tersenyum, beramal dan menabur kebaikan demi kebaikan kepada sesama. Thanks God It’s Friday!!!

Anda atau jutaan orang lainnya termasuk saya pasti memiliki problem sam yang satu ini yaitu “susah bangun pagi”. Bahkan bagi sebagian orang bangun pagi bisa menjadi siksaan kalau sedang dibutuhkan karena harus meeting dadakan atau jadwal penerbangan yang mruput banget. Nah, beberapa tahun yang lalu mungkin saya adalah orang yang sama dengan anda susah bangun pagi tapi sekarang no more wake up late.

Mungkin kita sebenarnya sudah sadar apa sih manfaatnya bangun pagi, as simple as i am that wake up early make you look younger, health dan attract many positive energy. Kalau masih susah bangun pagi, coba deh ikuti beberapa nasehat kecil dari saya biar urusan yang satu ini lancar.

1. Persiapan Menjelang Tidur

Banyak yang lupa bahwa sebelum tidur itu perlu persiapan, usahakan buat diri anda senyaman mungkin dengan mencuci muka, menggosok gigi, minum segelas air, gunakan pakaian yang nyaman dan bersih. Yang paling penting dari proses ini adalah katakan dalam hati seraya berdoa kepada Allah: “Ya Allah terimakasih atas semua nikmatMu hari ini, izinkanlah hamba mengistirahatkan pikiran dan fisik ini, jagalah aku karena Engkau Yang Maha Pelindung dan bangunkan aku jam ….. (sebutkan jam yang anda inginkan bangun). Terima kasih Ya Allah. Amin”. Resep ini sangat mujarab meski saya terlambat tidur namun esoknya harus bangun pagi sekali.

2. Jangan gunakan selimut

Selimut membuat rasa nyaman saat tidur apalagi kalau sudah waktunya bangun pengennya narik tuh selimut lagi, so jauhkan selimut dari badan anda jadi pada saat dini hari adalah puncak-puncaknya rasa dingin anda pasti terjaga sehingga mau gak mau akan bangun dari ranjang meski sekedar mencari selimut atau ke kamar mandi.

3. Biasakan sholat malam

Ini nasehat lama yang ampuh sekali buat saya pribadi. Kebiasaan bangun untuk sholat malam akan mengubah siklus biologis kita yang didahului dengan sekedar hasrat untuk pipis di jam-jam tertentu yang merupakan waktu kita beribadah. Rasanya ibadah malam hari tidak hanya milik umat Islam saja. Anda pun yang notabene non muslim dapat melakukan ritual apapun sesuai kepercayaan di dini hari. Kegiatan ini selain bagus untuk spiritual kita ternyata juga bagus untuk fisik kita karena saat ini adalah waktu terbaik untuk relax dan memikirkan hal-hal positif atau juga bisa untuk instropeksi diri yang ujungnya akan berdampak pada kesehatan fisik kita.

4. Langsung bangun langsung sentuh air

Apabila kita terbiasa bangun dengan alat bantu seperti weker atau alarm hp yang sekarang canggih-canggih usahakan kalau sudah bunyi cepat-cepat sadarkan diri anda dengan langsung ke kamar mandi dan sentuh lah air ke badan anda misal ke muka atau tangan. Hal ini secara reflek sangat membantu saya walaupun dalam keadaan ngantuk berat akan segera terjaga. Minum air putih juga bisa membantu mengejutkan mata kita untuk membuka dan memberikan efek kesadaran.

Nah, empat resep tersebut rasanya sangat membantu saya pribadi untuk tetap bisa bangun pagi dengan cepat dengan perasaan yang lebih segar. Tambahan lagi kalau anda mengalami masalah dengan daya ingat, cobalah setelah bangun pagi anda membaca apapun untuk sekedar refresh pikiran kita. Membaca sms atau bbm juga bisa lho untuk sekedar mengingat percakapan terakhir kita dengan teman atau keluarga kita semalam. Ayo kita galakkan Bangun Pagiiiii!!!!!